Beautiful Khama Khama

khama khama web

Siapa penggila notes di sini? Siapa yang menyukai dan mengumpulkan buku-buku tulis cantik, yang memiliki sampul indah dan kertas menguning yang lembut (tapi tidak pernah tega menggunakannya)? Saya adalah salah satunya. Apakah kalian juga? Kalau iya, barangkali kalian akan jatuh cinta juga kepada Khama Khama.

Khama Khama merupakan brand lokal yang menawarkan notes dengan desain istimewa dan kualitas bagus. Sebenarnya, saya sudah mengenal brand ini lewat Facebook sejak beberapa tahun lalu. Ketika itu, saya langsung jatuh cinta. Notes Khama Khama selalu dibalut dengan kain-kain desainer, dilengkapi pembatas berupa pita yang ujung-ujungnya diberi charm dengan tema tertentu–biasanya disesuaikan dengan corak sampulnya.
Continue reading “Beautiful Khama Khama”

[D.I.Y] This Will Be My Year – Journal of 2015

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/2ac/74672637/files/2014/12/img_1892.jpg
Menjelang akhir tahun, salah satu kegiatan saya adalah mencari agenda/jurnal untuk tahun berikutnya. Daripada jurnal yang bisa diisi ulang, saya memang lebih menyukai jurnal yang sudah diset setahun. Jadi, setiap tahun saya bisa memiliki jurnal baru^^. Saya sudah melakukannya bertahun-tahun. Alasan lain adalah, saya bisa membukanya kembali untuk mengenang kegiatan saya di tahun-tahun sebelumnya. Ya, saya menyimpan buku-buku jurnal itu. Kalau yang saya simpan tumpukan kertas, bisa dipastikan akan hilang entah ke mana.
Continue reading “[D.I.Y] This Will Be My Year – Journal of 2015”

[Prisca Primasari] Magical Jiyugaoka

DSC00150

Saya menyukai toko mungil dan kafe cantik sama seperti saya menyukai cokelat. Yang berarti, sangat menyukainya. Tempat-tempat semacam itu mudah ditemui di Indonesia. Namun, sepengetahuan saya, belum ada kawasan yang full toko serta kafe cantik sejauh mata memandang.

Di Distrik Jiyugaoka-lah saya menemukannya. Sebelum menginjakkan kaki di Tokyo, saya telah mengantongi banyak informasi tentang distrik tersebut. Orang bilang, suasananya jauh berbeda dengan Shibuya atau Shinjuku. Dan, kalau ada setitik ketenangan di Tokyo yang sibuk itu, Jiyugaoka-lah tempatnya.
Continue reading “[Prisca Primasari] Magical Jiyugaoka”

Finding Illustrators

FullSizeRender

Sebagai seorang editor buku anak, saya cukup sering bekerja sama dengan ilustrator. Bagian menyenangkan adalah ketika ilustrator mengirimkan hasil ilustrasi berdasarkan brief yang saya beri. Terkadang, ketika membuka surel dari mereka, saya memanggil editor-editor lain hanya untuk memamerkan betapa mengagumkannya ilustrasi yang mereka hasilkan.

Itu sebabnya saya tidak pernah sembarangan menentukan ilustrasi untuk buku-buku yang saya tangani. Ilustrasi adalah bagian jiwa dari sebuah buku anak, khususnya buku cerita bergambar (picture book). Karena tidak cukup hanya jalinan kisah dari penulis, ilustrasi di dalamnya juga ikut bercerita. Bukankah ketika sang ibu mendongengkan sebuah buku bagi anaknya, anak akan mengimajinasikan kisah dalam buku tersebut dengan cara mengolah gambar yang ia lihat dicampur dengan cerita yang ia dengar dari ibunya? Karena itu, bagi saya, nilai penulis dan ilustrator dalam sebuah picture book adalah sama.

Sekarang ini, ilustrator sangat banyak sekali dengan karya-karya dalam berbagai style. Tapi, mencari ilustrator dengan hasil karya yang menakjubkan tidak semudah itu. Mungkin standar saya yang terlalu tinggi. Ah, tapi tidak salah memiliki standar yang tinggi, bukan? :p. Dari sekian ilustrator yang pernah bekerja sama dengan saya, ada beberapa yang menurut saya selalu menghasilkan karya keren :D. Tiga di bawah ini adalah di antaranya.
Continue reading “Finding Illustrators”

The Smashing Idea

smash 1

Saya penggila notes. Dari yang paling sederhana seperti notes-notes Muji sampai yang berbalut kain desainer seperti notes-notes buatan tangan Khama Khama. Terutama, yang kertas-kertasnya polos tanpa garis dan kekuning-kuningan. Seringnya, saya mengisi notes-notes itu dengan ide novel, sketsa tokoh, plot, dan coretan-coretan serupa yang berhubungan dengan proses kreatif. Terkadang, saya menulis rencana atau catatan perjalanan.

Lalu, saya menemukan notes yang bisa diisi dengan cara yang lebih seru. SMASH dari K&Company. Notes ini diperuntukkan bagi mereka yang senang merekam momen dan ingin memiliki scrapbook tetapi tidak punya banyak waktu atau merasa kurang kreatif. Kita bisa merekam momen tanpa perlu pusing. Karena, desainnya memudahkan kita dan bahkan menginspirasi.
Continue reading “The Smashing Idea”